Postingan

7 TIPS IKUT PELATIHAN VIRTUAL

Gambar
Jreng! 2020 Pandemi melanda, kita diminta dirumah saja. Namun naluri manusia berusaha untuk bertahan, mencari cara untuk tetap bisa produktif belajar atau bekerja. Beruntung ini era digital, teknologi sudah maju. Meski dirumah saja, kita bisa tetap bertatapmuka meski hanya lewat dunia maya. Pertemuan virtual istilahnya. Banyak juga yang menyebut pertemuan darling, eh daring...  Meskipun pandemi sudah mulai mereda, namun karena sudah mulai terbiasa, melakukan produktifitas baik bekerja atau belajar termasuk  dengan moda virtual masih sering dilakukan oleh kebanyakan kita.  Karena saya sendiri fokus di dunia pelatihan, saya ingin berbagi 7 Tips agar mengikuti Pelatihan yang dilakukan secara virtual berjalan efektif dan nyaman untuk kita. Semoga bermanfaat Pertama, Pilih Lokasi yang kondusif Cari lokasi untuk ikut pelatihan yang menunjang kenyamanan. Meski dari rumah, potensi gangguan seperti suara anak-anak, suara aktifitas di dapur atau suara pedagang keliling cu...

REFLEKSI AUSTRALIA JAMBOREE 2016

Gambar
Dirumah biasa dilayani ibu dan pembantu.. Disini harus bahu membahu.. Dirumah biasa minta tolong papi mami.. Disini harus melakukan semua sendiri.. Dirumah biasa bangun sesuka hati.. Disini harus pagi sekali.. Masak makananmu..Makan masakanmu.. Waktu, kerja dan aktifitasmu terstruktur... Agar kamu terbiasa untuk hidup teratur.. Jangan pernah terlambat.. Itu kebiasaan orang orang hebat.. Hari hari pertama masih serasa tersiksa.. Hari hari ini mereka mulai terbiasa.. Balada anak papi mami tersayang.. Kini mulai paham hidup harus berjuang.. Satu dua ada yang sangat manja.. Kini mulai belajar arti bersahaja.. Jangan remehkan mereka.. Mereka juga Pramuka.. Terbukti apa kata Bapak Pandu.. Yang disampaikan seratus tahun lalu.. Satu minggu kita ajarkan berkemah.. Lebih berharga daripada enam bulan kita ajarkan di kelas sambil ceramah.. Ini rahasia metode kita.. Yang bertahan seratus tahun lebih dan dipakai diseluruh dunia.. Apa maksud para pandu latihan tiap minggu berlelah lelah.. Agar mereka...

KOLEKSI PUISI

Gambar
RINDU PETUALANGAN Ku merindukan pantai dan senjanya.. Dimana angin bertiup tak memilih muara.. Kala suara deburan menjadi nada terapi.. Saat pandangan bebas menari.. Ku merindukan puncak gunung dan mentari terbitnya.. Berkoreografi bersama kabut dinginnya.. Paduan suara endemik yang memanja telinga.. Bercengkrama bersama hangat unggun yang menyala.. Ku merindukan petualangan.. Bersembunyi sejenak saja dari layar menyala.. Melarikan diri dari gedung gedung tinggi.. Sekejap saja tak terpapar udara yang kaya karbondioksida.. Istirahat dari penat antrian jalanan dan klakson yang bernyanyi.. Sejenak saja.. dan kemudian.. aku akan kembali menantang kalian.. Ku merindukan nya.. --- Bekasi, 6 Januari 2018

PEDOMAN MENGIKUTI KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI LUAR NEGERI

Gambar
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Komisi Kerjasama Luar Negeri telah menerbitkan sebuah Pedoman bagi para Anggota Gerakan Pramuka yang ingin mengikuti kegiatan atau program Kepramukaan di Luar Negeri Pedoman ini berhasil diselesaikan akhir tahun 2020 oleh Kelompok Kerja ditengah segala keterbatasan yang disebabkan pandemi COVID 19. Dengan hadirnya Pedoman ini, diharapkan kwartir dan gugusdepan dapat lebih antusias dan melakukan perencanaan untuk mengikuti program program atau kegiatan kepramukaam yang diselenggarakan di luar negeri baik oleh WOSM ataupun NSO lain. Salam hormat Mohammad Laiyin Sekretaris Komisi Kerjasama Luar Negeri/Andalan Nasional  Silakan unduh disini

MENTAL FEODAL

Gambar
Sayang sungguh sayang. Feodalisme masih menyusup senyap, ditengah rektorika egalitarian. Jika masih jelata jangan berharap suara didengar. Kadang pekerjaanmu ditanyakan, semata-mata untuk menakar setinggi apa penghormatan. Ini cerita manusia modern yang masih larut di nostalgia negeri para raja. Jangan khawatir, ini bukan tentang anda, ini ‘munko’ saja. Ya, menyedihkan jika strata berbanding terbalik dengan adab. Arogansi gelar menjebak perasaan selalu benar. Harap bersabar yang masih dianggap bau kencur, karena bisa dicap tidak sopan berargumentasi dengan yang berumur. ‘Laper hormat, baper kumat’. Padahal Era sudah terdisrupsi, ada generasi baru yang belum terpapar kultur kompeni, ada digitalisasi. Beda pendapat bukan berarti tidak hormat. Beda gagasan bukan tidak sopan. Karena sumber pengetahuan berserakan, pemantik inspirasi ada disana-sini. Kejutan zaman sudah bermunculan. Ada pedagang mie ayam yang bisa membuat pesawat aero-modeling untuk membantu mengusir hama sawah. Ada anak bel...

MEMBALAS SANG GURU

Gambar
Rabu siang, berita duka itu datang. Seorang kakak, seorang sahabat, seorang rekan Pelatih telah berpulang. Tidak perlu lagi ditanya karena apa, jika kami pun tidak diizinkan mengantar sampai ke pinggir liang lahat kecuali memakai APD lengkap. Setidaknya saya bersyukur masih bisa ikut menyolatkan. Meski dilakukan didepan mobil jenazah, masih dengan memakai sendal, dan langsung di lokasi pemakaman. Kak Nesan Pembina Gudep Pangkalan SMPN 10, saya Pembina Gudep Pangkalan SMPN 7. Di tiap kegiatan tingkat cabang kami sering jumpa. Berbincang banyak hal. Beliau sering mengungkapkan apresiasinya kepada gudep yang saya bina, sebaliknya saya sering memuji gudep yang Almarhum bina. Saya kenal dekat dengan beberapa binaannya. Semua pribadinya baik, menurun dari Pembinanya. Menjelang pamit, saya memberanikan diri berpesan sedikit dengan beberapa adik binaan Kak Nesan yang tertua yang memang saya kenal dekat. Mata mereka masih berlinang mengenang sang pembina. Sambil menahan haru, saya sampaik...

JANGAN JADI PEMBINA, BERAT !

Gambar
Suatu waktu di WA Story ada seorang teman kerja (perempuan) berjualan krim penghalus wajah yang lagi hits, lupa apa namanya, saya 'gak minat beli krim pemutih soalnya. Dalam sebuah kesempatan saya kasih advice, sebaiknya kamu cari prodak lain untuk dijual, kamu gak cocok jualan krim wajah itu. Dia kaget, "kenapa kak..?" , saya bilang "Ya, pokoknya nasihat saya, cari prodak yang pas sesuai diri kamu, sehingga customer yakin mau beli...? Dia nanya lagi "Gak pas nya dimana..?" Saya jawab dengan suara lirih, "Karena wajahmu itu bagaikan rembulan...." . Wajahnya langsung memerah, sebelum salah tanggap saya langsung sambar "Coba perhatikan permukaan bulan dari dekat, gimana..?" dan wajahnya pun makin merah padam. Tapi dia langsung sadar, dia sedang bicara dengan orang yang sudah jatuh ambruk dalam bisnis (bukan jatuh bangun ya..), "pantesan kok saya gak laku seperti temen saya ya, hehehe" katanya. Saya juga, misalnya saya jadi Instru...